Skip to Content
Loading...
lptqsumut
lptqsumut
Online
Assalamu'alaikum Wr. Wb. 👋
Ada yang bisa dibantu?

TC Antara, Menjaga Persiapan Kafilah Sumut Menuju Semarang

Setelah Training Center (TC) pertama selesai, peserta calon Kafilah Sumatera Utara kembali ke kabupaten dan kota masing-masing. Namun, latihan tetap berjalan sambil menunggu pemusatan latihan berikutnya.

Di antara TC pertama dan TC kedua, Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Sumatera Utara menggelar TC Antara pada 3–30 Agustus 2026. Kegiatan tersebut dibuka pada 3 Agustus melalui Zoom dan diikuti pengurus, pelatih, serta peserta dari berbagai daerah.

TC Antara digelar untuk menjaga komunikasi dan kesinambungan pembinaan selama peserta berada di daerah masing-masing. Jarak antara peserta dan pelatih tidak berarti proses latihan ikut terhenti. Pengurus tetap dapat mengetahui perkembangan peserta, sementara pelatih masih dapat memberikan arahan serta mengingatkan kembali materi yang telah diberikan pada TC pertama.

Ketua Harian LPTQ Sumut sekaligus Ketua TC, H. Muhammad Yasir Tanjung, mengatakan hubungan antara pengurus, pelatih, dan peserta perlu tetap dijaga selama masa persiapan menuju MTQ Nasional XXXI di Semarang.

“Selama TC pertama, kita sudah bekerja bersama. Setelah kembali ke daerah, komunikasi itu harus tetap berjalan. Materi yang telah diberikan pada TC pertama juga kembali dibuka. Peserta diminta mengulang apa yang sudah dipelajari dan dikaji. Bagian yang sudah lancar dipertahankan, sedangkan yang masih kurang dapat diperbaiki sebelum masuk ke tahap latihan berikutnya. Lancar dikaji, diulang,” kata Ust. Yasir.

Selain untuk menjaga kesinambungan latihan, pertemuan melalui Zoom juga dimanfaatkan untuk menyampaikan informasi terbaru mengenai pelaksanaan MTQ Nasional XXXI di Semarang.

Dengan peserta yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota, pertemuan daring menjadi salah satu cara untuk menyampaikan informasi yang sama kepada peserta dan pelatih tanpa harus menunggu seluruh kafilah kembali berkumpul dalam satu tempat.

Bagi LPTQ Sumut, TC Antara menjadi bagian baru dalam pola persiapan kafilah. Bendahara LPTQ Sumut sekaligus pelatih KTIQ, Prof. Azhari Akmal Tarigan, mengatakan kegiatan tersebut dilakukan untuk memaksimalkan persiapan sebelum peserta mengikuti TC kedua.

“Waktu antara TC pertama dan TC kedua cukup penting. Peserta tetap perlu dipantau meskipun sedang berada di daerah masing-masing. Kondisi mereka, termasuk perkembangan latihan, perlu diketahui oleh pengurus dan pelatih sebelum kembali berkumpul dalam pemusatan latihan,” ujar Prof Akmal. 

Menurut Prof. Akmal, peserta Kafilah Sumatera Utara berasal dari berbagai kabupaten dan kota sehingga tidak semuanya menjalani latihan di tempat yang sama. Komunikasi secara berkala membantu pengurus dan pelatih mengetahui perkembangan mereka tanpa harus menunggu pelaksanaan TC berikutnya.

Selain pembinaan, TC Antara juga menjadi kesempatan untuk melihat kembali kesiapan peserta. Pelatih dapat menanyakan perkembangan latihan, memberikan catatan, dan mengingatkan bagian-bagian yang perlu diperhatikan. Peserta pun dapat menyampaikan kendala yang mereka hadapi selama berlatih di daerah.

Wakil Ketua II LPTQ Sumut, Burhanuddin, melihat TC Antara sebagai bagian dari keseriusan LPTQ dalam mempersiapkan kafilah menuju MTQ Nasional XXXI. Sumatera Utara sebelumnya telah memasang target masuk lima besar pada MTQ Nasional di Semarang.

“TC Antara ini bukti kesungguhan LPTQ Sumut untuk mempersiapkan peserta sebaik mungkin, dalam rangka mencapai lima besar,” ujar Ustadz Burhanuddin.

Meski demikian, Ustadz Burhanuddin mengingatkan bahwa target bukan satu-satunya hal yang harus dipikirkan. Menurutnya, yang lebih penting adalah usaha peserta dan seluruh tim dalam mempersiapkan diri. Latihan dilakukan, pembinaan dijalankan, sedangkan hasil akhirnya diserahkan kepada Allah.

TC Antara berlangsung hingga 30 Agustus 2026. Setelah itu, peserta akan memasuki TC kedua pada 1–10 September 2026.

Berbagi

Postingan Terkait

Konfirmasi Penutupan

Apakah anda yakin ingin menutup pemutaran video ini?